Home Berita Nusantara

Nusantara

 

FPI Menang Gugatan Keppres Miras di MA

FPI Menang Gugatan Keppres Miras di MA

Jakarta : Permohonan Front Pembela Islam (FPI) agar Keputusan Presiden tentang Minuman Keras dikabulkan Mahkamah Agung. Keppres ini diteken Presiden Soeharto pada 31 Januari 1997.

"Mengabulkan permohonan pemohon, FPI," tulis panitera MA dalam laman Mahkamah Agung, Kamis (4/7/2013).

Perkara judicial review ini diputus oleh majelis hakim yang diketuai Supandi dengan anggota Hary Djatmiko dan Yulius. Perkara yang masuk ke MA sejak 10 Oktober 2012 ini baru diputus pada 18 Juni 2013. Majelis Hakim yang diketuai Supandi dengan anggota Hary Djatmiko dan Yulius mengabulkan gugatan yang dilayangkan FPI itu. MA menyatakan Keppres bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Selain itu, Keppres juga bertentangan dengan UU Kesehatan, UU Perlindungan Konsumen, dan UU Pangan.

Alasan FPI mengajukan gugatan, ungkapnya, karena bermula dari kebijakan Kemendagri yang menegur perda-perda antimiras di beberapa wilayah. Perda-perda yang melarang total peredaran alkohol itu bertentangan dengan Keppres tadi.

Di dalam Keppres itu disebut, miras kategori B dan C yang kadar alkohollnya lebih dari 5 persen hanya diperbolehkan beredar di hotel, restoran, bar dan tempat tertentu. Alhasil, perda-perda antimiras yang melarang total alkohol itu 'ditarik' karena bertentangan dengan peraturan di atasnya.

"Perda-perda itu sah secara konstitusional, tapi secara yuridis terkendala karena bertentangan dengan Keppres".

 

Sumber:Liputan6.com.

 

Ketua PP Ikadi: Dosa Bagi Pimpinan Institusi yang Melarang Pekerjanya Berjilbab

Ketua PP Ikadi: Dosa Bagi Pimpinan Institusi yang Melarang Pekerjanya Berjilbab
Ketua Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Prof. Dr. Achmad Satori Ismail, sangat menyayangkan ungkapan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Timur Pradopo, terkait masalah larangan berjilbab bagi Polisi Wanita (Polwan).
 
"Kami sebagi umat Islam sangat menyayangkan hal tersebut, UUD 1945 saja menjamin kebebasan untuk menjalankan agama." Ungkapnya saat bertemu ROL, Jumat (14/6) di Jakarta. Achmad Satori menambahkan, diharapkan untuk bertindak bijak dalam menghadapi persoalan tersebut.
 
Achmad Satori berharap agar peraturan tersebut bisa diubah dan memberikan satu pengayoman terhadap semua yang ada di negeri ini termasuk pelaksanaan agamanya masing-masing.
 
Ketua IKADI pusat itu juga menilai bahwa apabila larangan berjilbab itu muncul dari pimpinan institusi atau tempat bekerja para muslimah, maka pimpinan tersebut yang akan menanggung dosa-dosa bagi muslimah yang ingin berjilbab.

Kabupaten Agam Terapkan Program "One Day One Ayat"

Kabupaten Agam Terapkan Program

LUBUKBASUNG -- Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menerapkan pola "One Day One Ayat", yaitu menghapal satu hari satu ayat Alquran kepada semua siswa sekolah di daerah itu.

"Program ini merupakan kerja sama antara Kementerian Agama (Kemenag) dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Agam," kata Kepala Kementerian Agama Kabupaten Agam, Asra Faber didampingi Kasubag Tata Usaha Edi Zalman di Lubukbasung, Selasa.

Dia mengatakan, kerja sama dengan penandatanganan nota kesepahaman bernomor: KD.03.6/4PP.00/25/2013 dan Nomor:052/2/108.21/LL.013 kemudian ditindaklanjuti dengan surat edaran yang mewajibkan setiap sekolah menerapkan "One Day One Ayat" menjelang dimulainya pelajaran sebagai kegiatan ekstra kurikuler sekolah.

Pola ini dilakukan dengan cara menentukan ayat Alquran untuk dihafal oleh para siswa, dan yang sudah bisa dihafal setiap harinya hafalan itu diperdengarkan kepada guru masing-masing.

"Kegiatan ini berlangsung selama 10 sampai 20 menit setiap harinya dan dibuktikan dengan buku jujur yang akan diparaf para guru dan orang tua," kata Asra Faber.

Asra Faber menambahkan, untuk siswa SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) diharuskan menghafal Juz Amma. Sedangkan siswa MTs, SLTP, SMA, SMK dan MA menghafal juz satu sampai seterusnya.

"Jika dalam satu hari seorang siswa bisa menghafal satu ayat maka satu bulan 30 ayat Alquran sudah dihafal. Jadi program ini bertujuan supaya para siswa bisa menghafal Al Quran," katanya.

Selain itu, siswa kelas empat sampai enam SD, siswa SLTP, MTS, SMK, SMA dan MA juga diwajibkan Shalat Zuhur berjamaah.

Hal ini bertujuan agar siswa memiliki karakter yang baik sehingga menjadi generasi muda beriman dan berakhlak.
Dia menyebutkan, Kabupaten Agam merupakan kabupaten pertama yang mencanangkan "One Day One Ayat" dan program ini akan dijadikan program nasional oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kabupaten Agam memiliki Madrasyah Ibtidaiyah (MI) sebanyak 13 sekolah, MTS 47 sekolah, MA 28 sekolah, SD 446 sekolah, SLTP 54 sekolah, SMA 23 sekolah, SMK 11 sekolah.

Sumber:Republika.

Ustaz Yusuf Mansur Menangis, Imam Masjidil Haram Baca Alquran di GBK

Ustaz Yusuf Mansur Menangis, Imam Masjidil Haram Baca Alquran di GBK

JAKARTA -- ''Subhanallah...Saya menangis menyaksikan acara hari ini. Sungguh sangat berkesan,'' ungkap Ustaz Yusuf Mansur usai mendengarkan Imam Masjidil Haram Syaikh Saad Al Ghamidi membacakan surat Al Fatihah yang diikuti puluhan ribu umat Islam yang memadati Gelora Bung Karno Senayan Sabtu (30/3).

Acara Wisuda Akbar Indonesia Menghafal Alquran (IMQ) ke-4 terasa sangat istimewa. Selain dihadiri Syaikh Saad al Ghamidi, juga dihadiri Syekh Faishal Al Hazimi (sejawat Syekh Al-Ghomidi), Dr Abdullah Ali Bashfar (Saudi Arabia),  Syekh Abdurrahman Yusuf Jamal (Gaza, Palestina).

Hadir pula, Dr Amin Kurdi (Lebanon), Syekh Ghiyats As-Syuraiqi,  Syekh Thoriq Muhammad Khidr (Ahli Qiroat dari Kementrian Agama dan Wakaf Qatar), Syekh Hasan Bugis dan Syekh Mahmoud Salthut dari Universitas Al-Azhar Cairo serta Duta Besar Tunisia, Libya, dan Saudi Arabia.
 
Abdullah Ali Bashfar, qari terkenal dan imam dari Arab Saudi. Saat ini ia menjadi Presiden Organisasi Tahsin Qur’an Internasional. Syekh Ghiyats As-Syuraiqi adalah Perwakilan Organisasi Tahfidz Internasional untuk Indonesia. 

Sedangkan Syekh Amin Kurdi adalah Imam Besar Masjid Al-Amin Beirut yang juga menjabat Sekretaris Jenderal Darul Fatwa (Kementerian Agama). Ulama ini sehari-hari aktif mengajar di Universitas Darul Fatwa, Lebanon.

Syekh Abdurrahman Yusuf Jamal adalah Direktur Lembaga Daarul Qur’anul Karim wal Sunnah Gaza, Palestina. Kepada para peserta wisuda ia menyatakan, ‘’Kalian adalah para pejuang pembebas Palestina.’’ 

Selain guru dan santri Rumah Tahfidz, wisuda juga diikuti masyarakat umum. Mereka menyetor hafalan (muraja’ah) Surah Al Baqarah ayat 1-50 dan An Nabaa’ (1-40). Jika lancar hafalan dan tahsinnya, peserta mendapat Sertifikat Wisuda.

Bertindak sebagai tuan rumah, Ustadz Yusuf Mansur didampingi Ketua Yayasan Daarul Qur’an Nusantara (YDQN) Ustadz Anwar Sani, Bendahara YDQN Ustadz Ahmad Jameel, Direktur Eksekutif PPPA Daqu Ustadz Tarmizi Ashidiq, Syekh Ali Jabir dan Syekh Muhammad Jabir dari Kampung Qur’an.

Syekh Saad Al-Ghomidi menyampaikan kekagumannya pada semangat masyarakat Indonesia menghafal Al Qur’an.  ‘’Kalian semua orang yang beruntung. Di saat orang lain menyibukkan diri dengan urusan dunia, kalian menyibukkan diri dengan Al Qur’anul Karim,’’ kata pelantun murottal Qur’an populer di dunia ini.

Al Ghamidi merasa sangat terkesan dengan penampilan parade yang diikuti 200 Rumah Tahfidz dari seluruh Indonesia. Beberapa kali Syekh berdiri di panggung untuk melihat lebih seksama dan memberikan apresiasi kepada kafilah Rumah Tahfidz yang melintasi panggung utama Gelora Bung Karno Senayan. 

Seisi Gelora Bung Karno hening senyap tatkala Syekh Al-Ghomidi melantunkan Surah Al Fatihah, dilanjutkan dengan An Nabaa’. Ustadz Yusuf Mansur yang berdiri di sampingnya, tak kuasa menahan tangis menyimak alunan suara emas Syekh Al-Ghomidi yang biasa mengimami Masjidil Haram. Peserta wisuda pun banyak yang berurai airmata.

Dalam sambutannya, Abdullah Ali Bashfar juga terkesima oleh betapa antusiasnya masyarakat Indonesia, laki-laki-perempuan segala usia, mengikuti wisuda hafalan Qur’an. ‘’Luar biasa, ini membuktikan kebenaran firman Allah SWT bahwa Al Qur’an itu mudah dibaca dan dihafal oleh siapa saja meskipun bukan orang Arab,’’ tandasnya.

Ia mengungkapkan pengalamannya bertemu para penghafal Alquran cilik di berbagai negara. Misalnya Rabiah, bocah Pakistan berusia 7 tahun yang sudah hafal 30 juz Qur’an. Juga M Ayub dari Tajakistan yang baru berusia 5 tahun. Bahkan juga Tabarok dari Mesir, penghafal Qur’an tercilik di dunia yang umurnya masih 3 tahun.

Baik Syekh Al-Ghomidi, Dr Bashfar, maupun Syekh Yusuf Jamal, sepakat berpesan gerakan Qur’an yang dimotori Ustadz Yusuf Mansur dan PPPA Daqu ini baru permulaan. Harus diikuti dengan gerakan pengamalan kandungan Al Qur’an, sehingga agama Islam benar-benar terwujud sebagai rahmatan lil ‘alamin.

Sumber:Republika.

 

8 Tahun Tsunami Aceh, Ribuan Warga Ziarahi Kuburan Massal

8 Tahun Tsunami Aceh, Ribuan Warga Ziarahi Kuburan Massal

BANDA ACEH -- Bertepatan dengan delapan tahunnya musibah Tsunami yang melanda Banda Aceh, ribuan warga dari berbagai daerah berziarah di kuburan massal korban tsunami di Gampong (desa) Siron, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, dan Ulee Lheu Banda Aceh. 

Sejak pagi hingga sore, warga silih berganti berziarah di dua lokasi kuburan massal tersebut. 

Kuburan massal Siron di Jalan Bandara Sultan Iskandar Muda, terdapat sekitar 46.718 jiwa para syuhada dikebumikan dan kuburan massal Ulee Lheue dikuburkannya 14.000 lebih korban tsunami.

"Setiap teringat dengan dua anak, suami, ibu dan adik perempuan yang menjadi korban tsunami, saya selalu berziarah ke kuburan massal kadang di Siron atau Ulele," kata Nurbaiani (47) sambil menghapus tetesan air matanya.

Bencana yang meluluhlantakan kawasan pesisir delapan tahun silam itu masih terngiang benar dalam ingatannya.

"Pada hari-hari tertentu seperti bulan puasa, hari raya dan 26 Desember, ingatan kepada anak, ibu dan suami sangat sulit dilupakan, saya terus berupaya tabah dan tawakal," kata mantan warga Kampung Jawa Kecamatan Kuta Raja Banda Aceh itu.

Selain warga, Pemerintah Kota Banda Aceh juga menggelar doa bersama yang diikuti Wakil Walikota Hj Illiza Sa'aduddin Djamal beserta seluruh kepala Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) di kuburan massal Ulee Lheu.

Sumber:Republika.

Page 9 of 23
gambar-kata-mutiara-hikmah-ikadi-islamic-quotes-assyafii001b.jpg

Artikel Terbaru

Rohingya dan Dunia yang Terluka

Rohingya dan Dunia yang Terluka Oleh Samson Rahman Pembantaian muslim Rohingya yang super sadis oleh para biksu Budha radika... Readmore

More in: Mauizhoh, Moderasi Islam, Tips, Khutbah, Fiqh Dakwah, Kemukjizatan Ilmiah, Tafakkur, Kajian, Opini

REKENING DONASI


BSM Cabang Warung Buncit
No.Rek : 7000347447   
a/n Ikatan Da'i Indonesia


BRI Cabang Pasar Minggu
No.Rek: 0339.01.000930.30.7  
a/n Ikatan Da'i Indonesia

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1874
mod_vvisit_counterYesterday2038
mod_vvisit_counterThis week7843
mod_vvisit_counterLast week13129
mod_vvisit_counterThis month42423
mod_vvisit_counterLast month69797
mod_vvisit_counterAll days3766527