Home Berita

Berita

Surat Mengharukan Seorang Ayah untuk Putrinya yang Syahid di Rabaa Al Adawiya

Surat Mengharukan Seorang Ayah untuk Putrinya yang Syahid di Rabaa Al Adawiya
Surat Mengharukan Seorang Ayah untuk Putrinya yang Syahid di Rabaa Al Adawiya
 
 
Putriku tercinta dan guruku yang mulia.. Asma al-Beltaji, aku tidak mengucapkan selamat tinggal padamu, tapi kukatakan bahwa besok kita akan bertemu lagi.
 
Kau telah hidup dengan kepala terangkat tinggi, berjuang melawan tirani dan belenggu serta mencintai kemerdekaan. Kau telah hidup sebagai seseorang yang diam-diam mencari cakrawala baru untuk membangun kembali bangsa ini, memastikan tempatnya di tengah-tengah peradaban.
 
Kau tidak pernah dijajah oleh perkara sia-sia yang menyibukkan para remaja se usiamu. Meskipun pendidikan tidak mampu memenuhi aspirasi dan ketertarikanmu, kau selalu yang terbaik di kelas 
 
Aku tidak punya cukup waktu untuk membersamaimu dalam hidup singkat ini, terutama karena waktuku tidak memungkinkan untuk menikmati kebersamaan denganmu. Terakhir kali kita duduk bersama di Rabaa Al Adawiya kau berkata padaku, "Bahkan ketika Ayah bersama kami, Ayah tetap sibuk" dan kukatakan "Tampaknya bahwa kehidupan ini tidak akan cukup untuk menikmati setiap kebersamaan kita, jadi aku berdoa kepada Tuhan agar kita menikmatinya kelak di surga."
 
Dua malam sebelum kau dibunuh, aku melihatmu dalam mimpiku dengan gaun pengantin putih dan kau terlihat begitu cantik.  Ketika kau berbaring disampingku aku bertanya, "Apakah ini malam pernikahanmu?" kau menjawab, "Waktunya adalah di sore hari Ayah, bukan malam". Ketika mereka bilang kau dibunuh pada Rabu sore aku mengerti apa yang kau maksud dan aku tahu Allah telah menerima jiwamu sebagai martir. Kau memperkuat keyakinanku bahwa kita berada di atas kebenaran dan musuh kita berada pada kebathilan.
 
Aku merasa sangat terluka karena tidak berada di perpisahan terakhirmu dan tidak melihatmu untuk terakhir kalinya, tidak mencium keningmu, dan memilki kehormatan untuk memimpin shalat jenazahmu. Aku bersumpah demi Allah sayang, aku tidak takut kehilangan nyawaku atau penjara yang tidak adil, tapi aku ingin membawa pesan yang kau telah berkorban nyawa ntuknya, untuk menyelesaikan revolusi, untuk menang dan mencapai tujuannya.
 
Jiwamu telah dimuliakan dengan kepala terangkat tinggi melawan tiran. Peluru tajam telah membelah dadamu. Yang menurutku luar biasa dan penuh dengan kebersihan jiwa. Aku yakin bahwa kau jujur kepada Allah dan Dia telah memilihmu di antara kami, memberimu kehormatan dengan pengorbanan.
 
Akhirnya, putriku tercinta dan guruku yang mulia... aku tidak mengucapkan selamat tinggal, tapi aku mengucapkan sampai jumpa kita akan segera bertemu dengan Nabi kita tercinta dan sahabat-sahabatnya di surga, dimana keinginan kita untuk menikmati kebersamaan kita akan  menjadi kenyataan.
 
 
__
NB: Asmaa Mohamed El Beltaji berusia 17 tahun dan adalah antara yang dibunuh pada tragedi berdarah di Medan Rab'ah (14/8/2013). Beliau adalah putri satu-satunya Mohammed El Beltaji, seorang pimpinan Ikhwanul Muslimin.
 
 
More Articles...
Page 9 of 19

Berhemat Sambil Berinfaq

Powered by Koperasi Kopsyadi
gambar-kata-mutiara-hikmah-ikadi-islamic-quotes-qs10_100.jpg

Pustaka Ikadi

Image
Buku Baru: TARBIYAH RAMADHAN - 30 Materi Membentuk Karakter Muttaqin
TARBIYAH RAMADHAN 30 Materi Membentuk Karakter Muttaqin Sinopsis  Diantara letak keistimewaan Umat Islam adalah... Read more...
Image
Cetakan Terbaru Buku Khutbah Jum'at Yang Menggugah
Khutbah Jum’at Yang Menggugah - Dilengkapi dengan Khutbah Dua Hari raya, Khutbah Istisqo, Khutbah Nikah dan... Read more...
Image
Buku Terbaru Pustaka Ikadi: MANAJEMEN DAKWAH "Problem dan Solusi"
Buku Terbaru Pustaka Ikadi: MANAJEMEN DAKWAH "Problem dan Solusi" “Manusia adalah barang tambang,... Read more...
Image
Pustaka Ikadi - Jalan Panjang Menghafal Al-Qur'an 30 Juz
Spesifikasi Buku : Judul : Jalan Panjang Menghafal Al-Qur'an 30 Juz "Napak Tilas & Kesuksesan Penghafal... Read more...
Image
Tafsir Keluarga “Menjadi Keluarga Bahagia di Dunia & di Surga”
Judul: Tafsir Keluarga “Menjadi Keluarga Bahagia di Dunia & di Surga” Penulis : Dr. Ahmad Kusyairi... Read more...
Image
Buku Baru Pustaka Ikadi: TEGAR MENGHADAPI BADAI UJIAN
Judul: TEGAR MENGHADAPI BADAI UJIAN Penulis : Abu Al-Hamid Al- Bilali Cover : Art Carton 230 gr Isi : Book Paper 57,5... Read more...
Image
Buku Baru Pustaka Ikadi: INTISARI KARAKTER DA’I
Judul: INTISARI KARAKTER DA’I Penulis : Abu Al-Hamid Al- Bilali Cover : Art Carton 230 gr Isi : Book Paper 52 gr... Read more...
Image
Kita Semua Adalah Pengembara
Judul: KITA SEMUA ADALAH PENGEMBARA Cover : Art Carton 230 gr Isi : Book Paper 57,5 gr Ukuran buku : 15 x 23,5 cm Tebal... Read more...
Image
Buku Baru Pustaka Ikadi: School Of Skills “Menulis Untuk Kehidupan Dunia dan Akhirat”
Judul Buku : School Of Skills “Menulis Untuk Kehidupan Dunia dan Akhirat” Penulis: Solikhin Abu Izzuddin... Read more...
Image
Buku Terbaru: Parenting Skill “Mendidik Anak dengan Cinta berdasarkan Alqur’an dan Hadits”
Judul Buku : Parenting Skill “Mendidik Anak dengan Cinta berdasarkan Alqur’an dan Hadits” Penulis:... Read more...

Artikel Terbaru

Ramadhan Bulan Bercermin

Ramadhan merupakan salah satu sarana dan momentum istimewa bagi setiap mukmin atau mukminah untuk ber-muhasabah dan bercermi... Readmore

More in: Mauizhoh, Moderasi Islam, Tips, Khutbah, Fiqh Dakwah, Kemukjizatan Ilmiah, Tafakkur, Kajian, Opini

REKENING DONASI

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday420
mod_vvisit_counterYesterday2595
mod_vvisit_counterThis week3015
mod_vvisit_counterLast week23248
mod_vvisit_counterThis month96167
mod_vvisit_counterLast month104862
mod_vvisit_counterAll days4296220