Home Artikel Khutbah Khutbah Jum'at - Memilih Jalan Hidayah

Khutbah Jum'at - Memilih Jalan Hidayah

Seri Khutbah Jum’at Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Wilayah DIY

Edisi 36, Jum’at 16 September 2016
 
 
MEMILIH JALAN HIDAYAH
Oleh: Ust. Munawar, S.Ag
(Sekretaris PD IKADI Gunung Kidul DIY)
 
 
Khutbah Pertama: 
 
إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُه، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَان مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهن وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَه، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.
((يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ))
((يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا))
((يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا))
 أَمّا بَعْدُ …
فَأِنّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْىِ هَدْيُ مُحَمّدٍ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ، وَشَرّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةً، وَكُلّ ضَلاَلَةِ فِي النّارِ.
 
Jama’ah Jumat rahimakumullah…
Allah SWT telah memberikan pilihan kepada  manusia untuk menempuh dua buah jalan, yaitu jalan hidayah yang berupa Islam dan jalan dholalah atau jalan kesesatan. Di dalam Al Qur’an surat al-An’am ayat 125 telah disebutkan: 
 
فَمَن يُرِدِ ٱللَّهُ أَن يَهۡدِيَهُۥ يَشۡرَحۡ صَدۡرَهُۥ لِلۡإِسۡلَٰمِۖ وَمَن يُرِدۡ أَن يُضِلَّهُۥ يَجۡعَلۡ صَدۡرَهُۥ ضَيِّقًا حَرَجٗا كَأَنَّمَا يَصَّعَّدُ فِي ٱلسَّمَآءِۚ كَذَٰلِكَ يَجۡعَلُ ٱللَّهُ ٱلرِّجۡسَ عَلَى ٱلَّذِينَ لَا يُؤۡمِنُونَ 
“Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.” (QS. al-An’am: 125)
 
Dalam ayat yang lain, Allah menyebutnya dengan jalan kesyukuran dan jalan kekufuran, sebagaimana disebutkan dalam surat al-Insan ayat 3:
 
إِنَّا هَدَيۡنَٰهُ ٱلسَّبِيلَ إِمَّا شَاكِرٗا وَإِمَّا كَفُورًا 
“Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir.” (QS. al-Insan: 3)
 
Sedangkan di dalam surat as-Syams ayat 8, kedua jalan tersebut disebut dengan jalan taqwa dan jalan fujur.
 
فَأَلۡهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقۡوَىٰهَا
“Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.” (QS. as-Syams: 8)
 
Mari kita perhatikan ayat-ayat tersebut dengan  seksama. Pada surat al-An’am ayat 125 disebutkan bahwa orang yang dikehendaki Allah SWT untuk mendapatkan hidayah, maka orang tersebut memiliki hati yang lapang untuk menerima Islam.  Sebaliknya  orang yang dikehendaki mendapatkan kesesatan, maka hatinya sesak lagi sempit  dalam menerima Islam. Dalam ayat tersebut, Allah menggunakan istilah “haraj” untuk menunjukkan kesempitan dalam hati orang yang tidak diberi hidayah. 
“Haraj” dapat diibaratkan sebuah pohon yang ada di tengah-tengah rerimbunan pohon yang lain, sehingga  tidak dapat diambil dan tidak dapat ditembus oleh orang. Demikian juga orang yang  hatinya ada haraj,  maka hidayah tidak dapat menembus hatinya.
Pada surat Al Insan ayat 3 disebutkan bahwa  orang yang diberi hidayah, yang lapang hatinya dalam menerima Islam, sehingga menjadi orang yang bertakwa disebut dengan sebutan orang yang bersyukur.
Jama’ah jum’at yang berbahagia….
Kita sebagai manusia telah diberi banyak kenikmatan dan  kemudahan dalam kehidupan. Allah SWT sudah sangat banyak memberi berbagai anugerah kepada kita, yang apabila kita berusaha untuk menghitungnya, maka pastilah kita tidak mampu untuk melakukannya. Oleh karena itu, sudah selayaknya apabila  nikmat itu disikapi dengan dengan cara bersyukur. Dan diantara bentuk kesyukuran itu adalah kelapangan hati dalam menerima Islam.
Bersamaan dengan hati yang lapang menerima Islam tersebut, diikuti juga  satu sikap yang lain, yaitu menjauhi perbuatan-perbuatan fujur, yaitu perbuatan-perbuatan dosa dan kefasikan.  
Inilah makna  bahwa orang-orang yang mendapat hidayah  adalah orang-orang yang bertakwa. Sebagaimana makna takwa itu sendiri:  “Melaksanakan perintah-perintah Allah SWT  dan  Rasul-Nya dan menjauhi larangn-larangan Allah dan Rasul-Nya.
Kedua jalan, baik jalan hidayah  maupun kesesatan  itu telah dibentangkan  di depan kita. Maka pertanyaannya adalah: “Jalan mana yang  akan kita tempuh? Jalan hidayah, syukur dan takwa? Ataukah jalan kesesatan, kufur dan Fujur? Pandai-pandailah kita dalam memilih jalan yang membawa kebahagiaan bagi kita di dunia dan akhirat.
Dalam konteks ini, sebenarnya Allah sudah memberikan petunjuk bagaimana cara agar kita mampu memilih jalan hidayah, yaitu dalam firman Allah pada ayat ke 9 dari surat as-Syams:
 
فَأَلۡهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقۡوَىٰهَا   قَدۡ أَفۡلَحَ مَن زَكَّىٰهَا 
“Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu.” (QS. as-Syams: 8-9)
 
Jadi, kunci agar kita mampu dan mempunyai kekuatan untuk selalu mengambil jalan hidayah adalah dengan mensucikan jiwa kita. Karena jiwa yang suci akan selalu bisa membedakan kebaikan dan kejahatan. Jiwa yang suci akan bisa melihat sesuatu dengan jelas, karena mendapatkan pancaran dari nur Allah subhanahu wataala. Itulah makna dari hadis Nabi: 
 
اتَّقُوا فِرَاسَةَ الْمُؤْمِنِ فَإِنَّهُ يَنْظُرُ بِنُورِ اللَّهِ
“Berhati-hatilah kalian dengan firasat seorang mukmin, karena sesungguhnya ia melihat dengan cahaya Allah.” (HR. at-Tirmidzi)
 
Oleh karena itu, marilah kita  sucikan hati  sehingga memiliki hati yang lapang dalam menerima Islam,  menjadi jiwa-jiwa yang dihiasai dengan ketaatan dan menjauhi kemaksiatan.  Jangan salah pilih jalan,  dan jangan kotori jiwa dengan banyak bermaksiat,  karena hal itu akan membuat kita semakin jauh melenceng dari jalan hidayah.
Semoga Allah SWT menjadikan kita orang-orang yang mendapat petunjuk dan  hidup bersama orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah SWT. Aamin ya rabbal alamin.
 
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْم، أَقُوْلُ مَا تَسْمَعُوْنَ، وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْـمُسْلِمِيْنَ وَالْـمُسْلِمَاتِ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ فَاسْتَغْفِرُوْه، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْم.
 
Khutbah Kedua:  
 
اَلْحَمْدُ لِلّهِ حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا أَمَر، وَأَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَه، إِرْغَامًا لِمَنْ جَحَدَ بِهِ وَكَفَر، وَاَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ اْلإِنْسِ وَالْبَشَرِ.
اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِهِ وَصَحْبِهِ مَا اتَّصَلَتْ عَيْنٌ بِنَظَرٍ وَاُذُنٌ بِخَبَر.
أَمَّا بَعْدُ: 
فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ، اِتَّقُوا اللهَ تَعَالىَ، وَذَرُو الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ وَمَا بَطَن، وَحَافِظُوْا عَلىَ الطَّاعَةِ وَحُضُوْرِ الْجُمْعَةِ وَالْجَمَاعَةِ.
وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِه، وَثَنَّى بِمَلاَئِكَتِهِ الْــمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِه، وَثَلَّثَ بِكُمْ أَيُّهَا الْـمُؤْمِنُوْنَ، فَقَالَ تَعَالىَ وَلَمْ يَزَلْ قَائِلاً عَلِيْمًا: ((إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِيّ، يآ أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا))
أَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلىَ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ اَلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ فِي الْعَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا يَحُولُ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعَاصِيك، وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَا بِهِ جَنَّتَك، وَمِنَ الْيَقِينِ مَا تُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مَصَائِبَ الدُّنْيَا، وَمَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا، وَاجْعَلْهُ الْوَارِثَ مِنَّا، وَاجْعَلْ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ ظَلَمَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى مَنْ عَادَانَا، وَلَا تَجْعَلْ مُصِيبَتَنَا فِي دِينِنَا وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَلَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لَا يَرْحَمُنَا
اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَات، بِرَحْمَتِكَ يَا وَاهِبَ الْعَطِيَّات، 
اَللّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلاَءَ وَالْوَبَاءَ وَالزِّنَا وَالزَّلاَزِلَ وَالْمِحَن، وَسُوْءَ الْفِتَنِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَن، عَنْ بَلَدِنَا هَذَاخَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بَلاَدِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ، 
رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
عِبَادَ الله، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ، وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى، وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ، فَاذْكُرُوااللهَ الْعَظِيْمِ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُاللهِ أَكْبَر
 
 
 

 

 
gambar-kata-mutiara-hikmah-ikadi-quotes-30_60.jpg

Artikel Terbaru

Rohingya dan Dunia yang Terluka

Rohingya dan Dunia yang Terluka Oleh Samson Rahman Pembantaian muslim Rohingya yang super sadis oleh para biksu Budha radika... Readmore

More in: Mauizhoh, Moderasi Islam, Tips, Khutbah, Fiqh Dakwah, Kemukjizatan Ilmiah, Tafakkur, Kajian, Opini

REKENING DONASI


BSM Cabang Warung Buncit
No.Rek : 7000347447   
a/n Ikatan Da'i Indonesia


BRI Cabang Pasar Minggu
No.Rek: 0339.01.000930.30.7  
a/n Ikatan Da'i Indonesia

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday427
mod_vvisit_counterYesterday2038
mod_vvisit_counterThis week8385
mod_vvisit_counterLast week12646
mod_vvisit_counterThis month40976
mod_vvisit_counterLast month69797
mod_vvisit_counterAll days3765080