Home Artikel Khutbah Khutbah Jum'at - Meraih Keutamaan Sholat

Khutbah Jum'at - Meraih Keutamaan Sholat

 

Seri Khutbah Jum’at Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Wilayah DIY

Edisi 20, Jum’at 13 Mei 2016

 

 

MERAIH KEUTAMAAN SHOLAT

Oleh: Ust. Sofyan Efendi, S.Si, al-Hafidz

(Ketua Sub Bidang Rumah Qur’an, PW IKADI DIY)

 

________________________

Khutbah Pertama:

________________________

 

الۡـحَمۡدُلِلّهِٰ رَبِّ الۡعَٰلَمِينَ، نَـحۡمَدُهُ  وَنَسۡتَعِيۡنُهُ وَنَسۡتَغْفِرُهُ، وَنَعُوۡذُبِاللّٰهِ مِنۡ شُرُوۡرِأَنۡفُسِنَا، وَمِنۡ سَيِّئَاتِ أَعۡمَالِنَا، مَنۡ يَهۡدِهِ اللّٰهُ  فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنۡ يُضۡلِلۡ فَلَا هَادِيَ لَهُ،

 

أَشۡهَدُأَن لَّا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحۡدَهُ لَا شَرِيۡكَ لَه، وَأَشۡهَدُأَنَّ مُـحَمَّدًا عَبۡدُهُ وَرَسُولُهُ، اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بْنِ عَبْدِ الله، وَعَلَى آلِهِ وَأَصۡحَابِهِ وَمَنْ وَالَاه.

 

فَيَا أَيُّهَا الْـمُؤْمِنُون، اتَّقُوا الله، اتَّقُوا ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَ أَنتُم مُّسۡلِمُونَ.

 

قَالَ اللّٰهُ تَعَاليٰ فِي الۡقُرۡاٰنِ الۡكَرِيۡمِ:)يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا ٱتَّقُوا ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِۦ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَ أَنتُم مُّسۡلِمُونَ(

 

أَمَّا بَعۡدُ :

 

Segala puji bagi Allah atas limpahan nikmat dan karunia Allah kepada kita yang tiada terkira jumlah maupun nilainya. Yang menuntut kita untuk pandai mensyukurinya sehingga akan ditambah nikmat-Nya bagi kita dan dijauhkan kita dari adzab-Nya. Marilah kita tingkatkan ketakwaan kita, yang hanya dengannya kita akan meraih kemuliaan di hadapan Allah subhanahu wataala.

 

Kaum Muslimin rahimakumullah….

 

Allah subhanahu wataala berfirman dalam Surat al-Baqarah ayat 43:

 

وَأَقِيمُواالصَّلَاةَوَآتُواالزَّكَاةَوَارْكَعُوامَعَالرَّاكِعِينَ

 

“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku'.“(QS. al-Baqarah: 43)

 

Salah satu perintah Allah subhanahu wataala yang menjadi kewajiban kita sebagai seorang muslim adalah mendirikan sholat. Sholat merupakan salah satu rukun Islam yang dengan mendirikannya berarti kita telah mendirikan agama, dan dengan meninggalkannya berarti kita telah meruntuhkan sendi-sendi agama dalam jiwa kita. Mendirikan sholat tentu bukan sekedar melaksanakan ala kadarnya, tapi bagaimana berusaha melaksanakan dengan sepenuh jiwa dan raga untuk mencapai kesempurnaan sholat dan mendapatkan fadhilah, buah maupun ibrah dalam kehidupan kita di luar sholat. Sehingga jadilah sholat kita sholat yang luar biasa, bukan biasa-biasa saja.

 

Ada beberapa hal yang harus kita lakukan agar nilai dan keutamaan sholat benar-benar bisa kita dapatkan, antara lain:

 

Yang pertama, sholat dengan khusyu’. Selainsebagaiibadah jasmaniyyah,sholat juga merupakan ibadah ruhiyyah. Sholat adalahdzikir kepada Allah yang terbesar. Kita meyakini,  bahwa saat sholat kita berhadapan dan berdialog langsung dengan Allah. Oleh karena, itu kita harus berusaha mengondisikan jasmani, ruhdan hatikita agar bisa bercengkrama secara baik dan maksimal bersama Allah. Dengan sikap batin seperti ini, atsar atau buah sholat - yang antara lain mampu memberi ketenangan jiwa dan mencegah diri dari perilaku fakhsya’ dan munkar serta mewujudkan pribadi mukmin mempesona- akan bisa kita raih.Allah berfirman:

 

تَرَاهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانًا سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِمْ مِنْ أَثَرِ السُّجُودِ

 

“…Kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud.”(QS.Al-Fath: 29)

 

Yang kedua, sholat di awal waktu. Waktu sholat adalah kewajiban yang telah ditentukan waktu pelaksanaannya. Allah berfirman dalamSurat an-Nisa’ ayat 103:

 

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

 

“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajibanyang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”.(QS. an-Nisa’: 103)

 

Dan sholat di awal waktu merupakan salah satu amalan yang paling dicintai Allah subhanahu wataala.Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam -dalam sebuah hadis riwayat Ummu Farwah- ketika ditanya tentang amalan yang paling utama, beliau bersabda:

 

الصَّلَاةُ فِي أَوَّلِ وَقْتِهَا

 

Yaitu sholat di awal waktu.”(HR. Abu Dawud dan dishahihkan oleh Syeikh al-Albani)

 

Sholat di awal waktu menunjukkan tingkat keimanan, ketakwaan dan kecintaan seorang hamba kepada Allah subhanahu wataala. Hal ini juga menunjukkan keinginan kita untuk segera diampuni dosa-dosa yang terus menerus kita lakukan setiap hari, karena diantara manfaat sholat adalah sebagai pembersih dosa, dan sarana untuk masuk surga Allah subhanahu wataala. Rasulullah bersabda:

 

أَرَأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ نَهَرًا بِبَابِ أَحَدِكُمْ، يَغْتَسِلُ فِيهِ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسًا، مَا تَقُولُ ذَلِكَ يُبْقِي مِنْ دَرَنِهِ؟ قَالُوا:لَا يُبْقِي مِنْ دَرَنِهِ شَيْئًا.قَالَ: فَذَلِكَ مِثْلُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ يَمْحُو اللَّهُ بِهِ الْخَطَايَا.

 

Apa pendapat kalian, jika di depan pintu rumah salah seorang diantara kalian terdapat sungai, yang ia mandi di sungai tersebut lima kali sehari, apakah tersisa kotoran di tubuhnya? Para shahabat menjawab: Tidak tersisa kotoran sedikitpun. Kemudian Rasul bersabda: Yang demikian itu seumpana sholat lima waktu yang Allah menghapuskandosa-dosa dengannya.(Muttafaqun alaih)

 

Dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Abu Daud dari Abu Qatadah bin Rib’iy, ia berkata:

 

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:قَالَ اللَّهُ تَعَالَى:إِنِّي فَرَضْتُ عَلَى أُمَّتِكَ خَمْسَ صَلَوَاتٍ، وَعَهِدْتُ عِنْدِي عَهْدًا أَنَّهُ مَنْ جَاءَ يُحَافِظُ عَلَيْهِنَّ لِوَقْتِهِنَّ أَدْخَلْتُهُ الْجَنَّةَ، وَمَنْ لَمْ يُحَافِظْ عَلَيْهِنَّ فَلَا عَهْدَ لَهُ عِنْدِي.

 

Rasulullah bersabda:“Allah ta’ala berfirman: “Sesungguhnya Aku mewajibkan umatmu shalat lima waktu dan Aku berjanji bahwa barangsiapa yang menjaga waktu-waktunya pasti Aku akan memasukkannya ke surgadan barangsiapa yang tidak menjaganya maka dia tidak mendapatkan apa yang Aku janjikan.” (HR. Abu Dawud dan dihasankan oleh Syeikh al-Albani)

 

Kaum Muslimin rahimakumullah….

 

Yang ketiga,sholat secara berjamaah. Untuk meraih keutamaan sholat yang ketiga yang harus kita usahakan adalah  melaksanakannya secara berjamaah.Ibnu Umar radhiyallahu anhumeriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallambersabda:

 

صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلَاةَ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً

 

“(Pahala)sholat berjamaah lebih utama dua puluh tujuh derajat daripada sholat sendirian”. (HR. al-Bukhari Muslim)

 

Begitu besar pahala sholat berjamaah,tetapi masih banyak orang yang dengan berbagai alasan tidak melaksanakannya. Ada yang beralasan agar lebih cepat selesai, atau karena tidak kenal dengan orang lain yang belum sholat. Padahalsebenarnya kitabisa mengajaknyaberjamaah,karena dalam sholat jamaahtidak disyaratkanharussalingmengenal terlebih dahulu.  Dan masih banyak alasan-alasan lain yang sering disampaikan oleh orang yang enggan sholat berjamaah.

 

Rasulullah memperingatkan tentang hal ini:

 

مَا مِنْ ثَلَاثَةٍ فِي قَرْيَةٍ وَلَا بَدْوٍ لَا تُقَامُ فِيهِمْ الصَّلَاةُ إِلَّا قَدْ اسْتَحْوَذَ عَلَيْهِمْ الشَّيْطَانُ فَعَلَيْكَ بِالْجَمَاعَةِ فَإِنَّمَا يَأْكُلُ الذِّئْبُ الْقَاصِيَةَ

 

“Jika ada tiga orang berada di sebuah desa atau kampung, lalu tidak dilaksanakan sholat berjamaah di tempat itu, maka mereka telah dikuasai oleh setan. Hendaklah kalian melaksanakan sholat berjamaah, sebab hanya kambing yang terpisah dari kaumnya yang akan dimakan oleh serigala.” (HR. Abu Dawud)

 

Sholat berjamaah juga mengandung banyak pelajaran kehidupan dan pengaruh secara ruhani pada setiap orang yang melaksanakannya, maka hendaklah kita mengambil kemanfaatannya.

 

Yang keempat,sholat di masjid. Sholat di masjid terutama bagi kaum laki-laki merupakan amalan yang sangat ditekankan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Akan tetapi masih banyak kita saksikan masjid-masjid sepi dari jamaah sholat. Fisik kita sehat dan kuat, dan kitajugamempunyai waktu luang,tapi kita lebih suka sholat di rumah. Apakah kita lupa atau melupakan sabda Rasulullah tercinta:

 

“….Jika seseorang berwudhu lalu menyempurnakan wudhunya, lalu keluar menuju masjid dengan niat semata-mata untuk mengerjakan sholat, maka setiap langkah kaki yang diayunkan akan dibalas dengan diangkat derajatnya dan dihapus kesalahannya. Jika ia mengerjakan sholat, maka malaikat senantiasa berdoa (memohonkan rahmat) untuknya selagi ia berada di dalam masjid itu dalam keadaan suci, seraya berkata: ”Ya Allah berilah rahmat kepadanya, ya Allah sayangilah ia”. Dan ia senantiasa (dicatat) dalam keadaan sholat selama ia menunggu (pelaksanaan) shalat (fardhu) berikutnya”. (HR. al-Bukhari Muslim)

 

Dalam hadits lain Abu Hurairah radhiyallahu anhu meriwayatkan bahwa seorang buta datang kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam lalu berkata:

 

“Wahai Rasulullah, aku tidak mempunyai  penuntun yang mengantar aku jalan menuju masjid.” Maka ia meminta kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallamkeringnan untuk melaksanakan sholat di rumah, dan beliaupun memberikan keringanan kepadanya. Akan tetapi, ketika ia pergi, Rasulullah memanggilnya kembali seraya bersabda:“Apakah kamu mendengar panggilan untuk sholat?” Ia menjawab: ”Ya, saya mendengarnya”. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam lantas bersabda: ”Kalau begitu, datanglah kamu ke masjid (untuk berjamaah)”. (HR. Muslim)

 

Sholat di masjid juga menunjukkan kecintaan kita pada masjid. Hal ini akan menjadi salah satu wasilah diberikannya naungan Allah kepada kita saat tiada naungan di hari akhir nanti.

 

Yang kelima,sempurnakan dengan sholat-sholat sunnah. Cara kelima agar sholat kita mendapatkan keutamaan dan kesempurnaan adalah dengan melaksanakansholat-sholat sunnah disamping sholat fardhu. Apakah kita yakin sholat fardhu kita sempurna dan pasti diterima Allah subhanahu wataala? Jika kita meyakini masih banyak kekurangannya,maka melaksanakan sholat sunnah menjadi jalan untuk menambal kekurangan dalam sholat fardhu kita.

 

Abu Hurairah radhiyallahu anhumeriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallambersabda:

 

“Sesungguhnya amal ibadah manusia yang pertama kali dihisab adalah sholat. Allah berfirman kepada para malaikat-Nya (meski Dia Maha Mengetahui), ‘Lihatlah shalat hambaku, apakah ia melakukannya dengan sempurna atau tidak sempurna?’ Jika shalatnya ia lakukan dengan sempurna, maka ditulis bahwa shalatnya sempurna, jika terdapat sedikit kekurangan, Allah berfirman: “Lihatlah apakah hamba-Ku melakukan shalat tathawwu’ (sunnah)? Jika ia melakukan shalat tathawwu’, Allah berfirman: “Sempurnakanlah shalat fardhunya dengan shalat tathawwu’-nya.Kemudian semua amal ibadah dihisab dengan cara demikian.” (HR.Abu Dawud, Ibnu Majahdan ad-Darimi).

 

Selain itu shalat sunnah yang dianjurkan di rumah akan memberi kebaikan dan cahaya  yang menerangi rumah kita.Rasulullah bersabda:

 

“Apabila seseorang dari kalian telah mengerjakan shalat di masjid, berikanlah kepada rumahnya bagian dari shalatnya (dengan shalat sunnah). Hal itu karena Allah menjadikan kebaikan di rumahnya lantaran ia mengerjakan shalat di dalamnya.” (HR. Muslim, Ibnu MajahdanAhmad).

           

Rasulullah juga bersabda:

 

“Shalat tathawwu’ (sunnah) seseorang di rumahnya merupakan cahaya. Barang siapa menginginkan, hendaknya ia menerangi rumahnya (dengan mengerjakan shalat sunnah di dlamnya.” (HR Ahmad).

 

Demikianlah di antara sebagian ikhtiar yang harus kita lakukan agar sholat kita menjadi luar biasa, memberi kemanfaatan, melimpah pahala dan pengaruh positif dalam kehidupan kita.

 

بَارَكَ اللّٰهُ لِي وَلَكُمۡ فِى الۡقُرۡأٰنِ الۡعَظِيۡمِ، وَنَفَعَني وَإِيَاكُمۡ بِمَا فِيۡهِ مِنَ الۡأيَاتِ وِالذِّكۡرِالۡحَكِيۡمِ، وَتَقَبَّلَ اللّٰهُ مِنَّا وَمِنۡكُمۡ تِلَاوَتَهِ إِنَّهُ هُوَالسَّمِيۡعُالۡعَلِيۡمُ، وَقُلْ رَّبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِين.

________________________

Khutbah Kedua:

________________________

 

الۡحَمۡدُ لِلّٰهِرَبِّ الْعَالَــمِيْن، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْـمُرْسَلِين، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهَ أَجْمَعِين، أَمَّا بَعْد:

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ.

 

Jama’ah Jum’at yang dikasihi Allah…

 

Salah satu bukti keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah adalah berusaha agar sholat kita menjadi sholat yang luar biasa, bukan ala kadarnya dan biasa-biasa saja. Oleh karena itu, mengulang dan menyimpulkan apa yang khatib sampaikan di khutbah pertama, maka marilah kita:

 

1.Sholat secara khusyu’.

2. Melaksanakan sholat di awal waktu.

3. Melaksanakan sholat secara berjamaahdi Masjid, dan

4. Menambahkan sholat sunnah sebagai penyempurna sholat fardhu kita.

 

Dan untuk menyempurnakan ikhtiar, marilah kita berdoa kepada Allah, Dzat yang Maha Kaya  dan Maha Mendengar permohonan kita.

 

بِسْمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

 

اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰي مُحَمَّدٍ وَعَلٰي اٰلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيۡتَ عَلٰي إِبۡرٰهِيۡمَ و عَلٰي اٰلِ إِبۡرٰهِيۡمَ، إِنَّكَ حَمِيۡدٌ مَجِيۡد.

 

اللّٰهُمَّ اغۡفِرۡ لِلۡمُسۡلِمِيۡنَ وَالۡمُسۡلِمَاتِ، وَالۡمُؤۡمِنِيۡنَ وَالۡمُؤۡمِنَاتِ، الۡأَحۡيَآءِ مِنۡهُمۡ وَالۡأۡمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيۡعٌ قَرِيۡبٌ مُجِيۡبُ الدَّعَوَاتِ، يَا قَاضِيَ الْحَاجَات.

 

اللهُمَّأَرِنَاالحَقَّحَقّاًوَارْزُقْنَااتِّبَاعَهُ،وَأَرِنَاالبَاطِلَبَاطِلاًوَارْزُقْنَااجْتِنَابَه.

 

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّاب.

 

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاء.

 

رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَاب.

 

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا.

 

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار.

 

سُبۡحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الۡعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوۡنَ، وَسَلَامٌ عَلَى الۡمُرۡسَلِينَ،وَالۡحَمۡدُلِلّهِٰ رَبِّ الۡعَٰلَمِينَ.

 

وَأَقِيۡمُوۡا الصَّلَاة...

 

Naskah khutbah diatas juga bisa diunduh dalam format pdf pada link berikut ini:

http://www.4shared.com/office/P7kGlo6bba/Meraih_Keutamaan_Shalat.html

Bagi yang menggunakan aplikasi Whatsapp yang sudah support file attachment, juga bisa mendapatkan file pdf tersebut dengan menghubungi no: 085729989053

Juga bisa di lihat di channel IKADI DIY di telegram

 

 

 

 
ikadi-fbquotes008.jpg

Artikel Terbaru

Rohingya dan Dunia yang Terluka

Rohingya dan Dunia yang Terluka Oleh Samson Rahman Pembantaian muslim Rohingya yang super sadis oleh para biksu Budha radika... Readmore

More in: Mauizhoh, Moderasi Islam, Tips, Khutbah, Fiqh Dakwah, Kemukjizatan Ilmiah, Tafakkur, Kajian, Opini

REKENING DONASI


BSM Cabang Warung Buncit
No.Rek : 7000347447   
a/n Ikatan Da'i Indonesia


BRI Cabang Pasar Minggu
No.Rek: 0339.01.000930.30.7  
a/n Ikatan Da'i Indonesia

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday427
mod_vvisit_counterYesterday2038
mod_vvisit_counterThis week8385
mod_vvisit_counterLast week12646
mod_vvisit_counterThis month40976
mod_vvisit_counterLast month69797
mod_vvisit_counterAll days3765080