Home Artikel

Artikel

Menegakkan Keadilan

Menegakkan Keadilan

Oleh: KH. Achmad Satori Ismail *
 
Adalah seorang perempuan dari Bani Makhzum meminjam suatu barang dari orang lain tapi kemudian mengingkarinya. Diakuinya barang itu sebagai miliknya. 

Ketika Rasulullah saw mendengar berita ini langsung memerintahkan agar dipotong tangannya. Dia dianggap telah mencuri barang orang lain dengan sengaja. 

Kejadian ini memusingkan bangsa Quraisy, karena pelakunya adalah wanita turunan suku yang terhormat dan putusan hukumannya adalah potong tangan.  Dan hal ini dianggap sebagai kehinaan bagi suku Quresy. 

Oleh sebab itu mereka mengutus Usamah ra ( seorang sahabat yang dianggap dekat dengan Rasulullah saw) untuk meminta keringanan agar dibatalkan hukum potong tangan tersebut. 

Setelah mendengarkan permohonan Usamah,  Rasulullah saw menjawab dengan tegas: Apakah kamu meminta pertolongan (keringanan) dalam masalah hudud (ketetapan hukum  Allah)

Kemudian Rasulullah saw berkhutbah: “Sesungguhnya umat sebelum kamu sekalian dihancurkan karena ketidakadilan, bila orang elit mencuri dibiarkan dan bila orang lemah mencuri ditegakkan hukum had. Demi Allah, seandainya Fatimah anak Muhammad mencuri akan aku potong tangannya”. 

Lalu Rasulullah saw memerintahkan agar wanita Makhzumiyyah tersebut dipotong tangannya. (HR Al Bukhari dan Muslim). 

Hukum potong tangan dalam Islam tidaklah sembarangan diterapkan tapi harus memenuhi syarat-sayarat yang telah disepakati para ulama fiqh, seperti :  dilakukan dengan sengaja, pencurinya berakal bukan orang gila, tidak ada syubhat, diterapkan oleh penguasa dan sebagainya. 

Dalam hadits di atas,  Rasulullah menegaskan dengan kata-kata: “Seandainya Fatimah anak Muhammad mencuri pasti akan aku potong tangannya” ini menunjukkan urgensinya penegakan hukum untuk kalangan elit.  

Fatimah yang  berasal dari suku yang terhormat dan masih turunan Rasulullah saw, bahkan dia adalah ratu bagi semua wanita muslimah di syurga.  

Hukum itu akan ditegakkan bila dia mencuri, apalagi wanita Makhzumiyah  yang martabatnya berada di bawah Siti Fatimah baik suku atau nasabnya. 

Hadits di atas sering digunakan sebagai dalil untuk membuktikan keadilan Islam dalam menegakkan hukum dan sikap Islam yang anti rasdiskriminasi, kastaisme dan fanatisme kelompok. 

Rasulullah menegaskan hukum harus ditegakkan secara adil kepada siapapun tanpa pandang bulu atau tebang pilih. Bila tidak ditegakkan maka akan mengakibatkan kehancuran suatu bangsa. 

Mengapa demikian? Keadilan adalah sendi utama masyarakat, sedangkan kedzaliman adalah penyebab musnahnya umat-umat terdahulu dan juga umat yang akan datang. 

Bila sendi masyarakat sudah tumbang maka musnahlah masyarakat tersebut. Allah mewajibkan kita untuk menegakkan keadilan. Allah berfirman : Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu. (QS Ar Rahman 9).  

Kalau seorang pejabat elit melakukan tindak pidana korupsi, tidak segera diadili tapi kalau orang alit segera 
diadili, ini pertanda buruk, bangsa ini sedang menuju ke arah kehancuran. Na’udzubillah.

Sumber:Republika.

* Ketua Umum PP IKADI

 

 
More Articles...
Page 4 of 9

KLIK DI SINI UNTUK INFORMASI LEBIH LANUT

Berhemat Sambil Berinfaq

Powered by Koperasi Kopsyadi
ikadi-quotes-800600-kita-butuh-senyum.jpg

Pustaka Ikadi

Image
Buku Baru: TARBIYAH RAMADHAN - 30 Materi Membentuk Karakter Muttaqin
TARBIYAH RAMADHAN 30 Materi Membentuk Karakter Muttaqin Sinopsis  Diantara letak keistimewaan Umat Islam adalah... Read more...
Image
Cetakan Terbaru Buku Khutbah Jum'at Yang Menggugah
Khutbah Jum’at Yang Menggugah - Dilengkapi dengan Khutbah Dua Hari raya, Khutbah Istisqo, Khutbah Nikah dan... Read more...
Image
Buku Terbaru Pustaka Ikadi: MANAJEMEN DAKWAH "Problem dan Solusi"
Buku Terbaru Pustaka Ikadi: MANAJEMEN DAKWAH "Problem dan Solusi" “Manusia adalah barang tambang,... Read more...
Image
Pustaka Ikadi - Jalan Panjang Menghafal Al-Qur'an 30 Juz
Spesifikasi Buku : Judul : Jalan Panjang Menghafal Al-Qur'an 30 Juz "Napak Tilas & Kesuksesan Penghafal... Read more...
Image
Tafsir Keluarga “Menjadi Keluarga Bahagia di Dunia & di Surga”
Judul: Tafsir Keluarga “Menjadi Keluarga Bahagia di Dunia & di Surga” Penulis : Dr. Ahmad Kusyairi... Read more...
Image
Buku Baru Pustaka Ikadi: TEGAR MENGHADAPI BADAI UJIAN
Judul: TEGAR MENGHADAPI BADAI UJIAN Penulis : Abu Al-Hamid Al- Bilali Cover : Art Carton 230 gr Isi : Book Paper 57,5... Read more...
Image
Buku Baru Pustaka Ikadi: INTISARI KARAKTER DA’I
Judul: INTISARI KARAKTER DA’I Penulis : Abu Al-Hamid Al- Bilali Cover : Art Carton 230 gr Isi : Book Paper 52 gr... Read more...
Image
Kita Semua Adalah Pengembara
Judul: KITA SEMUA ADALAH PENGEMBARA Cover : Art Carton 230 gr Isi : Book Paper 57,5 gr Ukuran buku : 15 x 23,5 cm Tebal... Read more...
Image
Buku Baru Pustaka Ikadi: School Of Skills “Menulis Untuk Kehidupan Dunia dan Akhirat”
Judul Buku : School Of Skills “Menulis Untuk Kehidupan Dunia dan Akhirat” Penulis: Solikhin Abu Izzuddin... Read more...
Image
Buku Terbaru: Parenting Skill “Mendidik Anak dengan Cinta berdasarkan Alqur’an dan Hadits”
Judul Buku : Parenting Skill “Mendidik Anak dengan Cinta berdasarkan Alqur’an dan Hadits” Penulis:... Read more...

Artikel Terbaru

Pentingnya Muhasabah

  Muhasabah berasal dari akar kata hasiba yahsabu hisab secara etimologis berarti melakukan perhitungan. Dalam tulisann... Readmore

More in: Mauizhoh, Moderasi Islam, Tips, Khutbah, Fiqh Dakwah, Kemukjizatan Ilmiah, Tafakkur, Kajian, Opini

REKENING DONASI

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday2841
mod_vvisit_counterYesterday4101
mod_vvisit_counterThis week18471
mod_vvisit_counterLast week20424
mod_vvisit_counterThis month68068
mod_vvisit_counterLast month111954
mod_vvisit_counterAll days4380075