Zionis Berencana Tenggelamkan Tepi Barat dengan 1 Juta Warga Yahudi

Dibuat Tanggal 21-02-2014

Al-Quds – Infopalestina: Ketua Bagian Peta di Lembaga Studi Asy-Syarq, Khalil Tafkuji menegaskan bahwa tender pembangunan yang berlangsung setiap hari di Al-Quds dan sekitarnya adalah dalam rangkaian strategi Israel yang berkelanjutan sejak menjajah kota itu tahun 1967. Al-Quds bagi elit Israel harus di luar perundingan karena ia dianggap ibukota Israel. Selain itu, Netenyahu berusaha memberikan kekuasaan dan otonomi khusus kepada warga Yahudi di Tepi Barat.

 

Ia menegaskan, apa yang sudah diumumkan oleh Israel berupa proyek pembangunan ribuan unit hunian Yahudi sejak tahun 1994 hingga dibangun sebanyak 2020 sebanyak 58 ribu unit hunian dan diperpanjang di tahun 2030 untuk menentukan nasib Al-Quds dan tidak lagi dibagi jadi dua di masa mendatang namun khusus milik Yahudi.

 

Israel memiliki dua rencana sekaligus; pertama membangun pemukiman Yahudi baru dan melipat gandakan jumlah yahudi di Al-Quds menjadi setengah juta dan dalam waktu dekat akan menenggelamkan Tepi Barat  dengan 1 juta warga Yahudi hingga tahun 2030. Kedua, memperluas pemukiman yang ada sekarang dan mengurangi jumlah warga Palestina di Al-Quds hanya 12 persen saja.

 

Perluasan pembangunan pemukiman itu dengan mengorbankan Tepi Barat  melalui rencana “Al-Quds Raya” dimana 10 persen dari Tepi Barat  dan masuk dalam pemukiman Ghafat Zaev. Artinya, Israel memperluas jajahan melebihi jajahan tahun 1967.

 

Pemukiman Ghafat itu akan diperluas terus sehingga akan mengeluarkan warga Palestina dan diganti dengan warga Yahudi baik di dalam atau luar kota. Israel berencana jumlah Yahudi di Al-Quds mencapai 88 persen dan warga Palestina 12 persen.

 

Jika sudah mayoritas maka Israel akan memberikan otonomi khusus bagi warga Yahudi di Tepi Barat.

 

Tafkuji menegaskan, jumlah warga Yahudi di tahun 1992 di Tepi Barat  hanya 105 ribu, sekarang berjumlah 380 ribu di Tepi Barat  dan 250 ribu di Al-Quds. Ini rencana dibuat Zionis sejak 1979 sehingga pada tahun 2030 akan mencapai 1 juta. Jika warga Yahudi semakin banyak di Tepi Barat  dan pemukiman dibangun di sana sini maka geografi Palestina akan terputus-putus. Akibatnya, negara Palestina tidak akan bisa berdiri.

share Share
Facebook Google LinkedIn Twitter Email Print
Artikel Terkait
Distribusi Air untuk Ibadah Haji Tahun Ini Capai 10 Juta Meter Kubik
02-10-2015 Mancanegara

JEDDAH - Perusahaan Air Nasional (NWC) Arab Saudi  mengungkapkan total volume a ...

Baca Selengkapnya

Saudi Sebarkan Ribuan Foto Jemaah Haji yang Wafat
30-09-2015 Mancanegara

MAKKAH - Hampir 1.100 foto disebarkan oleh Arab Saudi ke diplomat asing. Foto terseb ...

Baca Selengkapnya

Hujan Es Disertai Angin Kencang Landa Makkah
11-09-2015 Mancanegara

MAKKAH - Hujan deras dengan butir-butir kecil es disertai angin kencang dan suara ge ...

Baca Selengkapnya

Alat Berat Jatuh, Banyak Jamaah Terluka dan Meninggal Di Masjidil Haram
11-09-2015 Mancanegara

MAKKAH - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan ada 20 jamaah calon haji In ...

Baca Selengkapnya

Pesepakbola Muslim Top Dunia Konsisten Tolak Pegang Segelas Bir
07-09-2015 Mancanegara

Dua pemain Muslim di klub raksasa sepak bola Jerman Bayern Munich menolak untuk meme ...

Baca Selengkapnya

Islam Side Street Shinjuku, Tempat di Jepang Dengan Nuansa Islam
01-07-2015 Mancanegara

TOKYO -- Sepekan sekali, jalanan di Distrik Shinjuku ditutup. Lantaran para pedagang ...

Baca Selengkapnya