Wapres Minta Ikadi Samakan Persepsi Dakwah Para Dai

Dibuat Tanggal 05-04-2021

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap Ikatan Dai Indonesia (IKADI) menjadi wadah solid untuk menyamakan persepsi dan pemikiran di kalangan para dai. Khususnya, pandangan tentang substansi dan dakwah yang sejalan dengan teladan Rasulullah SAW demi kemaslahatan umat, bangsa, dan negara.

 

"Rujukan yang harus menjadi pegangan bagi para dai adalah Rasulullah SAW, selain memberikan teladan terbaik dari sikap serta perilaku beliau dalam kehidupannya sehari-hari, Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita cara berfikir yang benar, sesuai tuntunan Al Qur’an," kata Ma'ruf saat menjadi keynote speaker dalam Webinar Nasional IKADI-BNPT bertajuk “Peran Da’i dalam Deradikalisasi Paham Keagamaan di Indonesia”, Ahad (4/4).

 

Wapres melanjutkan, cara berpikir yang diajarkan Rasulullah yakni wasathy  yaitu berpikir moderat, dinamis, bukanlah cara pandang atau cara berpikir eksklusif dan sempit serta tidak terbuka terhadap perubahan.

 

Namun tetap dalam koridor manhaji dan tidak ekstrem. Karena itu, ia berharap para dai harus meneladani cara berpikir Rasulullah SAW dan tidak ikut dalam arus berpikir sempit, seperti fenomena yang muncul belakangan ini.

 

Sebab, cara berpikir sempit juga merupakan penyebab munculnya sifat egosentris, tidak menghargai perbedaan pendapat serta tidak mau berdialog yang kemudian melahirkan pola pikir yang menyimpang, bahkan menjurus radikal.

 

"Contoh paling aktual dari cara berpikir radikal terorisme yang menyimpang itu adalah peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada 28 Maret 2021, tindakan ini tidak sesuai ajaran Islam," ujar Ma'ruf.

 

Karena itu, ia mengapresiasi kolaborasi Ikatan Dai Indonesia (IKADI) dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Webinar Nasional “Peran Da’i dalam Deradikalisasi Paham Keagamaan di Indonesia”. Webinar ini kata Wapres, sangat relevan dengan tantangan saat ini.

 

"Khususnya terkait dengan masih adanya pihak yang memahami agama secara keliru dan mereka yang melakukan kekerasan dengan mengatasnamakan agama," ungkapnya.

 

Ia berharap, para dai menjadi kekuatan komunitas, yang mampu mendeteksi dini dan mengeliminasi pola pikir intoleran, egosentris kelompok, dan gerakan yang mengarah pada kekerasan. Karena itu, dalam dakwahnya para dai harus terus mengajarkan moderasi beragama

 

Pertama, mengembangkan sikap toleran, yaitu perilaku yang menerima dan menghargai keberadaan orang lain yang berbeda keyakinan. 

 

Kedua, anti kekerasan, yakni tidak membenarkan tindak kekerasan, terutama atas nama agama, baik yang dilakukan secara verbal maupun fisik.

 

Ketiga, Menjaga kerukunan dan persatuan, melalui 4 bingkai, yaitu bingkai teologis dengan mengedepankan teologi kerukunan. bingkai politik dengan penguatan empat konsensus kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, bingkai sosiologis melalui pendekatan sosio kultural dan kearifan lokal, dan bingkai yuridis dengan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

 

"Gunakanlah narasi dakwah yang rahmatan lil ‘alamin dengan manhaj yang wasathy. Metode dakwah yang digunakan harus menyesuaikan situasi masyarakat Indonesia yang beragam dan majemuk," ujarnya.

 

Sumber: www.republika.co.id

share Share
Facebook Google LinkedIn Twitter Email Print
Artikel Terkait
Ikadi Kukar Terima Wakaf untuk Pembangunan Pondok Pesantren di Tenggarong
09-10-2021 Liputan Media

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Kutai Kartanegara  ...

Baca Selengkapnya

Ikadi: Usut Tuntas Penyerangan Terhadap Ustadz
24-09-2021 Liputan Media

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Penyerangan terhadap ustadz belakangan ini perlu diusut secar ...

Baca Selengkapnya

Ikadi Sidoarjo Akan Buka Empat Sekolah Online
21-09-2021 Liputan Media

Sidoarjo (beritajatim.com) – Pengurus Daerah (PD) Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) ...

Baca Selengkapnya

IKADI Mimika Gelar Pelatihan Tingkatkan Kemampuan Da’i
15-09-2021 Liputan Media

TIMIKA | Ikatan Da'i Indonesia (IKADI) Mimika adakan pendidikan dan pelatihan bagi da ...

Baca Selengkapnya

SEBI-Ikadi Teken MoU Pengembangan SDM Ekonomi Syariah
07-09-2021 Liputan Media

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI  --  Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) SEBI dan I ...

Baca Selengkapnya

Adab Berdakwah di Media Sosial di Era Digital Menurut Ikadi
26-08-2021 Liputan Media

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sekjen Ikatan Dai Indonesia (Ikadi), Ustadz Ahmad Ku ...

Baca Selengkapnya