MTQ Internasional III, Menag Ajak Umat Islam Perkuat Ukhuwah Islamiyyah

Dibuat Tanggal 02-09-2015
JAKARTA — Setelah sukses menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-2 di Jakarta tahun 2013, Indonesia kembali menggelar MTQ Internasional ke-3 yang dihelat dari tanggal 1-5 September 2015. Bertempat di Auditorium HM. Rasjidi Gedung Kementerian Agama RI Jl. MH. Thamrin Jakarta, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, membuka secara resmi, didampingi Dirjen Bimas Islam dan para pejabat eselon I Kementerian Agama. Pembukaan sendiri dihadiri beberapa duta besar negara sahabat, diantaranya Maroko, Mesir, Brunei Darussalam, Bosnia dan Thailand. Pada kesempatan yang sama, duet qori Internasional Indonesia, Mukmin Aenul Mubarok dan Qori Internasional di Iran, yaitu Fadhlan Zainuddin, melantunkan ayat suci al-Qur’an yang menandai dimulainya acara.
 
Dalam laporannya, Dirjen Bimas Islam, Machasin, memaparkan bahwa melalui event MTQ Internasional yang melibatkan negara-negara sahabat, Indonesia mendorong upaya mewujudkan iklim regional dan internasional yang kondusif untuk kesejahteraan umat manusia serta sekaligus memperkokoh hubungan bilateral dan multilateral di antara negara-negara sahabat. MTQ Internasional diselenggarakan sebagai bentuk partisipasi bangsa Indonesia dalam syiar agama untuk menjalain persahabatan antarbangsa dalam upaya memelihara perdamaian di tingkat regional dan internasional.
 
Machasin menambahkan, penyelenggaraan MTQ Internasional ini sekaligus bertujuan untuk memberikan motivasi dan stimulan bagi generasi muda Islam, agar lebih meningkatkan lagi kegemaran muntuk belajar, memahami, menghayati dan mengamalkan kandungan nilai-nilai luhur Al-Qur’an.
 
“Partisipasi dan prestasi Indonesia di sejumlah event MTQ Internasional secara tidak langsung mengangkat harkat martabat bangsa di mata dunia, khususnya dunia Islam.  Prestasi tersebut perlu terus dipertahankan di masa-masa mendatang,” tuturnya.
 
Menteri Agama menyambut baik terselenggaranya event MTQ Internasional ini. Menurutnya, pelaksanaan MTQ membawa misi mendekatkan umat dengan Al Quran. MTQ diharapkan menjadi stimulan untuk melahirkan generasi qari dan hafizh terbaik yang mengharumkan nama bangsa dan memotivasi segenap Muslim lainnya untuk senantiasa meningkatkan kemampuan seni baca al-Quran. Dan Indonesia, lanjutnya,sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia harus menjadi lokomotif pembangunan peradaban dan harmonimelalui MTQ.
 
“Saya mengajak kita semua mari terus menjalin persahabatan dan kerjasama antar-bangsa di dalam ikatan ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah basyariyah. Populasi umat Islam yang kini mencapai seperempat dari jumlah penduduk dunia diharapkan memberi peran dan kontribusi yang lebih signifikan dalam mewarnai peradaban dunia masa depan,” ungkapnya.
 
Menag menambahkan, pelaksanaan MTQ di tingkat nasional dan internasional merupakan satu bukti bahwa Musabaqah Tilawatil Quran telah menjadi milik masyarakat Muslim antar-bangsa. Karena itulah, Indonesia berada di garis depan pada berbagai event MTQ Internasional dan agenda internasional lainnya, memberi andil sebagai negara peserta MTQ maupun tuan rumah penyelenggara MTQ Internasional.
 
“Dalam momentum MTQ Internasional ini,saya menghimbau kepada para ulamadan pemimpin umatdi tanah air serta para pengelola lembaga pendidikan Islam,maribahu- membahu untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan Al Quran di tengah masyarakat.Selanjutnya mari meningkatkan dan memperluas peran umat Islam Indonesia dalam forum-forum kerjasama antar-bangsa di berbagai bidang dalam upaya memperjuangkan kemajuan dan kesejahteraan umat manusia,” pungkasnya.   
 
MTQ Internasional III tahun 2015 diikuti 21 negara peserta, yaitu: Indonesia,Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, Philippina, Timor Leste, Maroko, Iran, Belgia, Canada, Yordania, Saudi Arabia, Dubai, Uni Emirat Arab, Aljazair, Tunisia, Perancis, Inggris, Amerika Serikat, Norwegia, dan Mesir. Cabang yang diperlombakan terdiri dari 2 (dua) cabang, yaitu Cabang Tilawah Dewasa Putera (bacaan Al Quran sesuai tajwid), dan Cabang Tahfiz (menghafal)  30 Juz Al Quran Dewasa Putera.Adapun dewan hakim MTQ Internasional III ini berasal dari beberapa negara, diantaranya Indonesia, Yordania, Kerajaan Saudi Arabia, Uni Emirat, Iran dan Perancis. Seluruh agenda kegiatan MTQ Internasional III Tahun 2015 terkonsentrasi di Masjid Istiqlal Jakarta, masjid negara yang menjadi citra kebanggaan umat Islam dan bangsa Indonesia. (dj/kemenag)
share Share
Facebook Google LinkedIn Twitter Email Print
Artikel Terkait
Kementerian Agama Gelar Anugerah Masjid Percontohan 2016
15-12-2016 Nusantara

JAKARTA -  Kementerian Agama menggelar penganugerahan Masjid Percontohan 2016. ...

Baca Selengkapnya

Pemerintah Siapkan Perpres Pembangunan Universitas Islam Internasional
09-06-2016 Nusantara

JAKARTA - Pemerintah sedang mempersiapkan Peraturan Presiden (Perpres) sebagai landa ...

Baca Selengkapnya

Sambut Ramadhan, Pemkot Padang Sampaikan Imbauan Shalat Tepat Waktu
16-05-2016 Nusantara

PADANG - Menyambut Ramadhan, Pemerintah Kota Padang menyampaikan imbauan shalat tepa ...

Baca Selengkapnya

Istiqlal Diharapkan Jadi Pemersatu Umat Islam
22-02-2016 Nusantara

JAKARTA - Masjid Istiqlal dinilai memiliki potensi yang besar sebagai pemersatu umat ...

Baca Selengkapnya

Paradigma “Wasathiyah” Harus Bisa Menjadi Ruh Setiap Gerakan MUI
11-11-2015 Nusantara

JAKARTA – Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Pusat KH Ma’ruf Amin menegaskan, ...

Baca Selengkapnya

Menag: Sudah Waktunya Indonesia Miliki Perguruan Tinggi Berskala Dunia
03-11-2015 Nusantara

JAKARTA - Indonesia merupakan bangsa yang begitu besar dan dikenal sebagai bangsa de ...

Baca Selengkapnya