Majelis Qur'an IKADI Kalbar Edisi Spesial Ramadhan

Dibuat Tanggal 16-06-2016

*Majelis Qur'an Edisi Spesial Ramadhan

Harjani : "Menjaga Lisan Ciri Mukmin Terbaik"

PONTIANAK - Diantara ciri mukmin yang paling baik adalah mampu menjaga lisannya, yaitu orang yang perkataannya membuat orang yang mendengarnya merasa aman, selamat dan tidak tersakiti. Karena itu, puasa dibulan Ramadhan ini menjadi target dan sarana untuk latihan menjaga lisan. Demikian dijelaskan DR. Harjani Hefni, Lc, MA pada Majelis Qur'an Edisi Spesial Ramadhan di Masjid Raya Mujahidin kemarin (12/6).

"Jadikan menjaga lisan ini salah satu indikator keberhasilan puasa kita. Sebagaimana Sabda Nabi SAW, Barangsiapa yang tidak mampu meninggalkan kata-kata yang kotor dan pekerjaan yang kotor, maka Allah Swt tidak perlu orang tersebut meninggalkan makan dan minum," jelasnya.

Dia mengutip ungkapan Imam Ibnu Hajjar Al Asyqalani, bahwa menjaga lisan adalah mencegah untuk mengucapkan sesuatu yang tidak pantas secara syariat dan tidak penting.
"Imam Nawawi juga menegaskan kepada kita. Sepantasnya bagi orang yang ingin mengucapkan satu kata atau kalimat, hendaknya dipikirkan dulu sebelum diucapkan. Apabila ada maslahat didalamnya, silahkan disampaikan. Bila tidak perlu, sebaiknya ditahan," katanya.

Lisan bisa menjadikan seseorang mulia. Lisan juga bisa menjadi sebab Allah Swt mencampakkannya ke neraka. Lisan pulalah yang dapat membuat seseorang lurus ataupun bengkok. Dalam sebuah riwayat menurutnya, setiap pagi anggota tubuh yang lain memberikan tausyiah atau teguran kepada lisan. "Apabila anak adam berada dipagi hari, seluruh anggota tubuh menegur dan meminta ampun untuk lisan. Bertakwalah kepada Allah untuk kami. Kami ini tergantung kamu. Jika kamu lurus, kami lurus. Jika kamu bengkok, kami bengkok," jelasnya.

Karena itu, dosen komunikasi dakwah di IAIN Pontianak ini mengingatkan jamaah Majelis Qur'an untuk belajar memperhatikan setiap tutur kata. Bicara yang baik atau diam. "Jangan sembarangan bicara, karena malaikat mengaminkan setiap yang terucap. Dan sifat ucapan adalah setiap yang sudah diucapkan tidak akan bisa ditarik kembali," katanya.

Belajar dari kisah Nabi Yusuf As misalnya, suatu ketika dihadirkan dalam jamuan makan ibu-ibu pejabat dimasa itu oleh Zulaikha. Karena ketampanannya, banyak yang tergoda dan tak sengaja terpotong tangannya ketika melihatnya. Kemudian Nabi Yusuf As berkata: “Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak engkau hindarkan dari padaku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh.” Menurut para ulama, ucapan inilah yang diaminkan oleh para malaikat kemudian  menyebabkan Nabi Yusuf As dipenjara.

Anggota Dewan Syuro PP Ikatan Dai Indonesia ini juga mengingatkan bahwa lisan juga berhubungan erat dengan tauhid. Sebuah komentar sederhana bisa membuat kita menjadi seorang mukmin atau bahkan kufur. "Karena itu, mari biasakan lisan kita dengan ungkapan yang ringan namun berat timbangannya di sisi Allah Swt. Sebagai contoh, saat diperjalanan atau menunggu biasakan mengucapkan 'Subhanallah wa bihamdih, Subhanallahil adzim.' Mudah dan ringan, tapi berat timbangannya di sisi Allah, " tukasnya. (*)

 

share Share
Facebook Google LinkedIn Twitter Email Print
Artikel Terkait
PP IKADI Peduli: Hadirkan Senyum Untuk Duka Sulteng
16-10-2018 Liputan

Senin 15/10 PP IKADI menyerahkan bantuan untuk korban bencana di Sulawesi Tengah. Bantu ...

Baca Selengkapnya

Penandatanganan MOU Kerjasama I-Mart - Transmart
08-10-2018 Liputan

Sukabumi - (16/9) Bertempat di halaman I-Mart Kabupaten Sukabumi telah dilakukan pena ...

Baca Selengkapnya

PP IKADI Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa Lombok
05-10-2018 Liputan

PP IKADI menyalurkan bantuan untuk korban gempa di Lombok. Selain bantuan berupa pangan ...

Baca Selengkapnya

PW IKADI Papua Barat Berbagi Bingkisan Sambut Idul Fitri
12-07-2018 Liputan

Ramadhan adalah salah satu nikmat Allah Ta’ala yang patut disyukuri. Bulan yan ...

Baca Selengkapnya

Galeri Foto: Opening I-Mart IKADI Kab. Sukabumi Menyongsong Kebangkitan Ekonomi Umat
09-06-2018 Liputan

Sabtu (9/6) bertepatan dengan 22 Ramadhan 1439 H telah dilakukan Opening I-Mart IKAD ...

Baca Selengkapnya

PP IKADI Gelar Buka Puasa Bersama dengan Masyarakat Sekitar
26-05-2018 Liputan

Sabtu (26/5) PP IKADI menggelar acara buka puasa bersama dengan masyarakat di Wisma ...

Baca Selengkapnya