Kenangan Pahit 40 Tahun Penguasaan Yahudi Atas Masjid Al-aqsho

Dibuat Tanggal 22-04-2008

Sejak 40 tahun arogansi dan kedengkian Zionis terhadap kota suci tersebut diluahkan dalam bentuk pengotoran masjidnya, pengrusakan bangunannya, penistaan penduduknya terus menerus tanpa pernah berhenti, perampasan tanah-tanah disekitarnya untuk kepentingan zionis. Puluhan terowongan dibangun sambung menyambung untuk ruang kebaktian, musium untuk meletakkan buku-buku kunonya, bahkan ruang-ruang khusus untuk meletakkan peralatan-peralatan Haikal Sulaiman yang khurafat. Semuanya dibangun persis dibawah masjid al-Aqsha. Hingga saat ini proyek penggalian terowongan di bawah masjid tersebut terus dilakukan tanpa berhenti dengan dalih mencari Haikal Sulaiman yang hilang, padahal satu buah pakupun tidak ditemukan sepanjang 40 tahun penggalian di lokasi tersebut. Aljazeera telah menemukan 70 terowongan Israel di bawah lokasi Masjis al-Aqsha. Pada tanggal 25 September 2006 telah dibuka Sinagog di bawah tanah al-Aqsha setelah dibangun selama 10 tahun.

Sejak jatuhnya Baitul Maqdis pada 8 Juni 1967, Israel telah melakukan perbuatan-perbuatan yang keji dan menyakitkan hati umat Islam terhadap masjid al-Aqsha :

  1. Menciptakan ritual baru di dinding Masjid al-Aqso yang disebut "Dinding Ratapan" satu bentuk peribadatan baru yang tidak tertulis didalam kitab Taurot, Talmut maupun kitab-kitab kuno para pemimpin agamanya. Kawasan tersebut dirampas dari umat Islam.
  2. Membakar masjid al-Aqsha pada tahun 1969.
  3. Menggali berpuluh-puluh terowongan dan menciptakan ruang-ruang khusus  untuk ritual, musium dll yang berada tepat dibawah masjid al-Aqsha.
  4. Membangun sebuah kota agama untuk para wisatawan asing maupun lokal, dan bisa dinikmati oleh para pengunjung khususnya para generasi muda Yahudi.
  5. Israel sengaja membuat kota wisatawan itu dari batu-batu buruk dan arsitektur klasik yang seakan-akan menggambarkan bahwa ia telah berusia ratusan tahun, gunanya untuk mengelabuhi para wisatawan dan khususnya generasi baru Yahudi bahwa Haikal Sulaiman itu memang wujud dibawahnya.
  6. Mengizinkan para wisatawan asing maupun lokal untuk memasuki masjid al-Aqsha.
  7. Melarang umat Islam yang berusia dibawah 44 tahun memasuki dan solat didalam masjid al-Aqsha.
  8. Mendirikan pemukiman-pemukiman baru bagi warga Yahudi yang dekat dengan masjid dengan cara merampas tanahnya dari para pemiliknya bangsa Palestina. Sehingga Masjid al-Aqsha sekarang sudah mulai terkepung dengan pemukiman-pemukiman baru warga Yahudi.
  9. Membangun tempat-tempat maksiyat semisal cafe-cafe untuk berdansa dan meminum-minuman keras persis di depan mihrab Masjid al-Aqsha.

Pada saat ini Israel terus melakukan bentuk-bentuk aksi terorisme terhadap bangsa Palestina dan terus berkembang, baik kuantitas maupun kualitas baik waktu maupun tempatnya mulai dari penculikan dan penyiksaan sehingga dengan mengebom dengan bom-bom tercanggih. Kebiadaban mereka seperti, pembunuhan terencana, memprovokasi dan menyerang warga Arab dimana saja, penghancuran masjid, bis dan kendaraan-kendaraan pribadi, rumah dan fasilitas umum, penyiksaan fisik, embargo ekonomi, penculikan, pembantaian sistematis, pengrusakan areal pertanian dengan racun maupun bouldoser, membunuh ternak, menghancurkan pusat-pusat perdagangan, mengebom sarana-sarana umum, meruntuhkan rumah-rumah penduduk dan lain-lain. Aksi  terorisme yang masih baru adalah Pengahancuran Jenin, Pembunuhan para tokoh Hamas semisal Ahmad Yasin, Abdul Aziz Rantisi, pengeboman satu bulan penuh Libanon Selatan, penculikan dan pemenjaraan 40 ahli dewan dan 35 setingkat camat dan bupati dari Hamas tanpa adanya satu alasan dan bukti, aksi-aksi ini terus memuncak sehingga hari ini. Aksi kejahatan yang  paling baru adalah penangkapan 33 tokoh-tokoh penting Hamas.

Oleh karena itu KNRP mengajak seluruh umat Islam untuk berpartisipasi mengingat kembali praktek-praktek keji zionisme terhadap masjid al-Aqsha di LAPANGAN MONAS PADA 10 JUNI 2007, JAM 7.30 SEHINGGA ZUHUR tujuannya adalah menyatakan sikap mendukung penuh kemerdekaan bangsa Palestina dan supaya masjid al-Aqsha selamat dari tangan-tangan jahat Zionisme. Acara akan dihadiri oleh berbagai tokoh nasional dari berbagai golongan.

Dikutip dari Seruan KOMITE NASIONAL UNTUK RAKYAT PALESTINA (KNRP), yang ditanda-tangani langsung oleh Ketua Umum KNRP (Suripto, S.H.) dan Ketua Pelaksana (Dr. H. Muqoddam Cholil, M.A.)

share Share
Facebook Google LinkedIn Twitter Email Print
Artikel Terkait
Keluarga Besar IKADI Turut Berduka Cita Atas Wafatnya KH. Maimoen Zubair
06-08-2019 Berita

اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَاجِعُوْن   ...

Baca Selengkapnya

Berita Duka: Telah Wafat Pimpinan Majelis Az Zikra , K.H. M. Arifin Ilham
23-05-2019 Berita

Innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji'uun.. Segenap Pengurus dan Keluarga Besar Ikatan ...

Baca Selengkapnya

Distribusi Air untuk Ibadah Haji Tahun Ini Capai 10 Juta Meter Kubik
02-10-2015 Mancanegara

JEDDAH - Perusahaan Air Nasional (NWC) Arab Saudi  mengungkapkan total volume a ...

Baca Selengkapnya

Saudi Sebarkan Ribuan Foto Jemaah Haji yang Wafat
30-09-2015 Mancanegara

MAKKAH - Hampir 1.100 foto disebarkan oleh Arab Saudi ke diplomat asing. Foto terseb ...

Baca Selengkapnya

Hujan Es Disertai Angin Kencang Landa Makkah
11-09-2015 Mancanegara

MAKKAH - Hujan deras dengan butir-butir kecil es disertai angin kencang dan suara ge ...

Baca Selengkapnya

Alat Berat Jatuh, Banyak Jamaah Terluka dan Meninggal Di Masjidil Haram
11-09-2015 Mancanegara

MAKKAH - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan ada 20 jamaah calon haji In ...

Baca Selengkapnya