Ikadi: Usut Tuntas Penyerangan Terhadap Ustadz

Dibuat Tanggal 24-09-2021

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Penyerangan terhadap ustadz belakangan ini perlu diusut secara tuntas. "Ikadi mendorong aparat penegak hukum untuk dapat mengusut tuntas dan komprehensif. Kenapa hal ini bisa berulang-ulang terjadi. Apalagi dalam dua tahun terakhir ini telah terjadi berkali-kali. Apakah kejadian yang berulang kali terjadi, bisa dikatakan sebuah kebetulan?," kata Sekretaris Jenderal Ikatan Dai Indonesia (Ikadi), Dr. Ahmad Kusyairi Suhail, MA, Rabu (22/9).

 

Ahmad melanjutkan, mayoritas pelakunya, disinyalir ada gangguan jiwa, dia mempertanyakan apakah hal ini juga terjadi secara kebetulan. Sementara korbannya merupakan ustadz dan tokoh agama.

 

"Bahkan, pada kasus terakhir yang terjadi di Batam, pelaku mengaku komunis, di bulan September, di saat kewaspadaan umat terhadap kejahatan PKI kepada NKRI, Pancasila dan umat Islam, tentu hal ini menambah perlunya pengusutan yang lebih serius dari aparat penegak hukum, agar masalah ini tidak semakin liar dan membias kemana-mana," ucap Ahmad.

 

Dia mengungkapkan, Ikadi meminta kepada umat Islam, khususnya para dai dan ustadz agar terus waspada, berhati-hati dan tidak terprovokasi. Hal ini karena kejadian terus terjadi dengan pola yang sama. Menurut Ahmad, ini ada tujuan untuk mengadu domba anak bangsa. 

 

"Perlu diperkuat sinergi umara atau aparat dan ulama dan para ustadz serta tokoh-tokoh agama guna mengantisipasi kejadian yang sama di kemudian hari," kata dia.

 

"Kepada kaum muslimin hendaknya memanfaatkan adanya peristiwa yang mengusik hati di saat negeri ini masih bergulat melawan pandemi covid-19, untuk membentengi diri dengan banyak doa, dzikir dan istighfar, semoga Allah akan memberikan perlindungan dan membuka tabir sehingga terbuka kedok pelaku dan perancangnya," lanjut dia.

 

Sebelumnya pada Ahad (19/9/) seorang ustadz di Tangerang ditembak hingga wafat oleh orang tidak dikenal. Lalu, pada Senin (20/9) siang usai Zuhur, seorang ustadz yang sedang mengisi kajian di dalam Masjid di Batam, dikejar dan diserang oleh orang yang mengaku sebagai komunis. Sebelumnya juga banyak kasus penyerangan terhadap ulama, salah satunya yg dialami Syekh Ali Jaber di Lampung. 

 

Sumber: IHRAM.CO.ID

 

 

 

share Share
Facebook Google LinkedIn Twitter Email Print
Artikel Terkait
Ikadi Kukar Terima Wakaf untuk Pembangunan Pondok Pesantren di Tenggarong
09-10-2021 Liputan Media

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Kutai Kartanegara  ...

Baca Selengkapnya

Ikadi Sidoarjo Akan Buka Empat Sekolah Online
21-09-2021 Liputan Media

Sidoarjo (beritajatim.com) – Pengurus Daerah (PD) Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) ...

Baca Selengkapnya

IKADI Mimika Gelar Pelatihan Tingkatkan Kemampuan Da’i
15-09-2021 Liputan Media

TIMIKA | Ikatan Da'i Indonesia (IKADI) Mimika adakan pendidikan dan pelatihan bagi da ...

Baca Selengkapnya

SEBI-Ikadi Teken MoU Pengembangan SDM Ekonomi Syariah
07-09-2021 Liputan Media

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI  --  Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) SEBI dan I ...

Baca Selengkapnya

Adab Berdakwah di Media Sosial di Era Digital Menurut Ikadi
26-08-2021 Liputan Media

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sekjen Ikatan Dai Indonesia (Ikadi), Ustadz Ahmad Ku ...

Baca Selengkapnya

Perkuat Karakter Keagamaan Mahasiswa, STKIP Rokania MoU dengan IKADI Rohul
12-08-2021 Liputan Media

  Perkuat Karakter Keagamaan Mahasiswa, STKIP Rokania MoU dengan IKADI Rohul & ...

Baca Selengkapnya