IKADI Kabupaten Agam Gelar Multaqa Dai dan Ulama

Dibuat Tanggal 24-01-2019

AGAM - Guna mensinergikan Momentum Penguatan Sumpah Sakti Bukik Marapalam dengan Gerakan Nagari Madani, Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Kabupaten Agam, menggelar Multaqa Dai dan Ulama, di Aula Pondok Pesantren (Ponpes) Thawalib Parabek, Agam, Ahad (13/1), bertepatan dengan 7 Jumadil Awwal 1440 Hijriyah.

Kegiatan ini, menurut Ketua Panitia, Ustadz Muhammad Abdul Qayyum, SHI., untuk mengkonsolidasikan gerakan para Ulama, Dai, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam memaksimalkan dakwah.

Tampil sebagai Keynote Speaker, Buya H Muslim Yatim Lc., M.M., Pembina Ikadi Sumatera Barat. Dalam keynote speechnya, Buya Muslim Yatim menegaskan bahwa Momentum Penguatan Sumpah Sati Bukik Marapalam memang sangat strategis untuk disinergikan dengan Gerakan Nagari Madani yang merupakan salah satu program unggulan pemerintah Kabupaten Agam.

Pada sesi pertama dibahas tiga tema, pertama "Evaluasi Gerakan Nagari Madani dan Pemanfaatan Momentum Penguatan Sumpah Sati Bukik Marapalam dalam Perspektif Pemerintah Daerah," disampaikan?Buya H. Trinda Farhan Satria, S.T.,M.T., yang juga Wakil Bupati Agam.

Kemudian, "Optimalisasi Momentum Penguatan Sumpah Sati Bukik Marapalam untuk Dakwah di Masyarakat," disampaikan Buya H Imam Zaidallah, M.A., Wakil Ketua MUI Agam, dan Buya H. Zulhamdi, Lc., M.A., Ketua MUI Padang Panjang.

Dan ketiga "Memanfaatkan Momentum Penguatan Sumpah Sati Bukik Marapalam dan Gerakan Nagari Madani untuk Pengokohan Karakter Pendidikan Islam di Pesantren dan Madrasah," oleh Buya H. Ilham Tasmi, Lc.,M.A., Direktur Mahad Aliy Ponpes Sumatera Thawalib Parabek.

Sementara sesi kedua, bada Zhuhur, dibahas dua tema, yaitu "Optimalisasi Peran Masjid dalam Mensinergikan Momentum Penguatan Sumpah Sati Bukik Marapalam dengan Gerakan Nagari Madani," yang disampaikan oleh Buya Dr. Aidil Alfin, M.A., Ketua MUI Bukittinggi,

Dan tema "Membentuk Karakter Muslim Sejati Melalui Sinergi Momentum Penguatan Sumpah Sati Bukik Marapalam dengan Gerakan Nagari Madani," yang disampaikan oleh Buya Asrizal Malin Sinaro, Pimpinan Pondok Pesantren Ainul Yaqin Padang Kudo, Batagak.

Kegiatan yang dimoderatori Ustadz Sefrizal Tuanku Sanang, S.Pd., itu berlangsung semarak, dan penuh suasana keakraban, yang juga dihadiri para Ustadz, Dai, dan Ulama dari berbagai penjuru Agam, Bukittinggi dan sekitarnya.

Bahkan, juga terlihat semangat yang membara dari para pejuang dakwah ini untuk betul-betul menjadikan falsafah Adat Basandi Syara, Syarak Basandi Kitabullah (ABS SBK) sebagai spirit bersama yang hidup nyata di tengah-tengah masyarakat Minangkabau. 

 

Sumer: minangkabaunews.com

share Share
Facebook Google LinkedIn Twitter Email Print
Artikel Terkait
Hikmah Idul Adha dengan Berkorban dan Membuang Sifat Jelek Manusia
13-08-2019 Liputan Media

  Di setiap tanggal 10 Dzulhijjah umat Muslim seluruh dunia memperingati Hari Ray ...

Baca Selengkapnya

Keluarga Besar IKADI Turut Berduka Cita Atas Wafatnya KH. Maimoen Zubair
06-08-2019 Berita

اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَاجِعُوْن   ...

Baca Selengkapnya

7 Amal Jariyah yang Mengalir Pahalanya: Merawat Lingkungan
01-08-2019 Liputan Media

JAKARTA – Islam menaruh perhatian begitu besar pada lingkungan hidup. Ajaran Ra ...

Baca Selengkapnya

IKADI Sidoarjo Beri Pelatihan Menyembelih Hewan Qurban Sesuai Syar’i
01-08-2019 Liputan Media

SIDOARJO - Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) beri pelatihan hukum-hukum seputar pen ...

Baca Selengkapnya

Jelang Idul Adha, Ikadi Ajak Umat Islam Peduli Lingkungan
30-07-2019 Liputan Media

JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Prof Ahmad Satori Ismail menjelaska ...

Baca Selengkapnya

IKADI Sidoarjo Gelar Pelatihan Ruqyah Syar’iyyah
29-07-2019 Liputan Media

SIDOARJO - Ikatan Dai indonesia (IKADI) Sidoarjo menggelar pelatihan Ruqyah Syar&rsqu ...

Baca Selengkapnya