Hamas: Kematian Sharon Menjadi Pelajaran Bagi Semua Tiran

Dibuat Tanggal 13-01-2014

Gerakan Perlawanan Islam Hamas menilai kematian mantan PM Zionis Ariel Sharon semakin mendekatkan kemenangan.

Hari Sabtu (11/1), kemarin, penjajah zionis mengumumkan kematian Penjagal Sharon pada usia 85 tahun setelah mengalami koma sejak 6 tahun lalu.

Jurubicara Gerakan Hamas, Dr. Sami Abu Zuhri, mengatakan bahwa kematian Sharon setelah 8 tahun koma merupakan tanda-tanda kekuasaan Allah dan pelajaran untuk semua tiran.

Dia menambahkan, “Rakyat Palestina hidup dalam masa-masa bersejarah dengan kematian penjahat (Sharon) ini, yang kedua tangannya berlumuran darah rakyat Palestina dan para pemimpinnya. Kami semakin yakin akan pertolongan kemenangan dari Allah di tengah-tengah kepergian para tiran.” (palinfo)

share Share
Facebook Google LinkedIn Twitter Email Print
Artikel Terkait
Distribusi Air untuk Ibadah Haji Tahun Ini Capai 10 Juta Meter Kubik
02-10-2015 Mancanegara

JEDDAH - Perusahaan Air Nasional (NWC) Arab Saudi  mengungkapkan total volume a ...

Baca Selengkapnya

Saudi Sebarkan Ribuan Foto Jemaah Haji yang Wafat
30-09-2015 Mancanegara

MAKKAH - Hampir 1.100 foto disebarkan oleh Arab Saudi ke diplomat asing. Foto terseb ...

Baca Selengkapnya

Hujan Es Disertai Angin Kencang Landa Makkah
11-09-2015 Mancanegara

MAKKAH - Hujan deras dengan butir-butir kecil es disertai angin kencang dan suara ge ...

Baca Selengkapnya

Alat Berat Jatuh, Banyak Jamaah Terluka dan Meninggal Di Masjidil Haram
11-09-2015 Mancanegara

MAKKAH - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan ada 20 jamaah calon haji In ...

Baca Selengkapnya

Pesepakbola Muslim Top Dunia Konsisten Tolak Pegang Segelas Bir
07-09-2015 Mancanegara

Dua pemain Muslim di klub raksasa sepak bola Jerman Bayern Munich menolak untuk meme ...

Baca Selengkapnya

Islam Side Street Shinjuku, Tempat di Jepang Dengan Nuansa Islam
01-07-2015 Mancanegara

TOKYO -- Sepekan sekali, jalanan di Distrik Shinjuku ditutup. Lantaran para pedagang ...

Baca Selengkapnya