Berasal dari Ulama atau tidak yang Terpenting Jaga Amanah

Dibuat Tanggal 03-08-2018
JAKARTA - Belakangan berbagai nama muncul untuk dijadikan pemimpin baik calon presiden maupun wakil presiden. Salah satunya dari kalangan ulama.
 
Ketua Umum PP Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) KH Ahmad Satori Ismail menyebut itu sebagai pilihan masing-masing orang. Hal ini sah-sah saja dan tidak dilarang. "Ketika ada masyarakat yang mendukung dan dia mau, itu pilihan. Tidak dilarang," ujar KH Ahmad Satori, Rabu (1/8).
 
Meski hal ini dianggap menjadi pilihan masing-masing baik pendukung maupun sosok yang didukung, namun beliau mengingatkan agar calon yang diusung tetap menjaga amanah.
 
"Berasal dari Ulama atau tidak, ketika diberi amanah maka dia harus melaksanakan amanahnya dengan baik dan tidak mencederai," lanjutnya.
 
Ketika seorang Ulama ikut dalam kontestasi politik dan menjabat, KH Ahmad menyebut hal itu sebetulnya baik. Mengingat seorang Ulama memiliki ilmu agama dan diharapkan mampu menerapkan dalam jabatannya tersebut.
 
Ulama yang sebaiknya menjabat diharapkan seseorang yang memiki konsep akhirat dan tidak hanya mengejar dunia. Artinya, sosok yang tidak menabrak aturan serta takut kepada Allah SWT.
 
"Ketika menjadi pemimpin namun tidak mempedulikan rakyat, maka ia akan mendapat sanksi dari Allah. Nah pemikiran ini baiknya tertanam dengan baik dan dijalankan," ujar Ketua Ikadi ini.
 
Diharapkan, ilmu agama yang dimiliki sosok terpilih dari kalangan Ulama ini mampu meluruskan yang tidak baik dalam bidang politik sesuai dengan tugas dan peran Ulama di muka bumi.
 
Mengacu pada surat At-Taubah ayat 122, KH Ahmad menyebut tidak semua orang harus masuk ke dalam dunia politik. Dalam surat itu dituliskan mengenai ketidaklayakan orang-orang mukmin untuk terjun di bidang pertempuran fisik maupun politik.
 
Namun memang ada sebagian yang bertugas tapi untuk mengajarkan agama atau tafakuh fiddin. "Sebagian yang turun ke medan pertempuran ini adalah mereka yang memang bertugas untuk mengajarkan agama, mengokohkan agama, dan melakukan perbaikan," tutupnya.
 
Sumber: ROL
share Share
Facebook Google LinkedIn Twitter Email Print
Artikel Terkait
Berita Duka: Telah Wafat Pimpinan Majelis Az Zikra , K.H. M. Arifin Ilham
23-05-2019 Berita

Innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji'uun.. Segenap Pengurus dan Keluarga Besar Ikatan ...

Baca Selengkapnya

IKADI Jember Inisiasi MHQ Tunanetra se-Jatim
17-05-2019 Liputan Media

JEMBER – Ikatan Da’i Indonesia (Ikadi) Jember bekerjasama dengan Pondok P ...

Baca Selengkapnya

Bekerjasama dengan PW IKADI Sulteng, Gedung Sekolah Bantuan Pemkot Depok Diresmikan
02-05-2019 Liputan Media

PALU – Sebagai bentuk kepedulian atas musibah gempa dan tsunami yang melanda Ko ...

Baca Selengkapnya

13 Ormas Islam Deklarasi Tolak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual
29-03-2019 Liputan Media

Sebanyak 13 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam menyatakan penolakannya terhadap Ra ...

Baca Selengkapnya

IKADI Sambut Baik Kesepakatan Kemenag, MUI, dan KPI
22-03-2019 Liputan Media

JAKARTA - Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Prof Ahmad Satori Ismail menyambut baik no ...

Baca Selengkapnya

Rakorwil IKADI Aceh Hasilkan Delapan Rekomendasi
13-03-2019 Liputan Media

acehaktual | Banda Aceh,- Ikadi Aceh telah selesai melaksanakan Rakorwil (Rapat Koord ...

Baca Selengkapnya